Cara mengetahui Password WiFi yang terhubung pada PC Windows
Cara Backup dan Restore Driver Windows
Backup Driver di Windows
Restore Driver di Windows
Cara Mematikan PC atau Laptop Secara Otomatis
Assalamualaikum
Capek menunggu copy file yang banyak dengan ukuran yang besar? atau capek menunggu update-an / download-an selesai?
Kadang saat kita meng-copy atau mengunduh sesuatu yang ukurannya besar butuh waktu agak lama. Apalagi disaat kita sedang buru-buru ingin keluar atau sudah merasa ngantuk karena menunggu lama tuk copy atau download-annya selesai agar PC/Laptop bisa kita matikan.
Nah, maka dari itu Frostips punya tips-nya nih, biar kita tak perlu lagi menunggu untuk copy atau download-annya selesai. Jadi, tinggal atur waktu untuk mematikan PC/Laptop secara otomatis.
Ok lesgo..
Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Tekan windows+R untuk membuka Run.
2. Ketik shutdown -s -t waktu (waktunya dalam satuan detik yah)
Contoh: shutdown -s -t 420 (420 detik yang berarti 7 menit).
Jadi, dalam 7 menit kedepan PC / Laptop akan shutdown secara otomatis.
3. Atur waktunya, perkirakan dari estimasi waktu copy-an atau download-an Anda. Lalu klik OK atau tekan Enter. Akan muncul pemberitahuan bahwa PC / Laptop akan shutdown dalam waktu yang sudah ditentukan.
4. Setelah batas waktu shutdown nya selesai, maka akan muncul pemberitahuan PC / Laptop akan segera shutdown.
Mengatur Fungsi Tombol Power, Tombol Sleep, dan Tutup Layar Pada Laptop
Untuk lebih cepatnya, Anda bisa mengklik kanan pada icon baterai di taskbar pojok kanan bawah, dan klik Power Options.
Langkah - Langkah Membuat Skripsi (Cara Membuat Navigasi)
Assalamualaikum
Yo bagi kalian mahasiswa akhir yang masih bingung saat mengerjakan skripsi. Jangan pusing dulu ataupun langsung pakai jalan pintas menggunakan jasa joki. Sebenarnya membuat skripsi tidak susah-susah amat, yang susah itu membuat isi dari skripsinya :v
Nah pada kesempatan kali ini Diy2Fix akan membagikan tutorial langkah - langkah membuat skripsi agar skripsi yang kita buat terlihat rapi.
Langkah pertama dalam pembuatan skripsi yaitu membuat judul dan sub-judul serta navigasi agar memudahkan untuk berpindah dari judul/subjudul satu ke yang lainnya, jadi tidak perlu scroll sampai ke halaman yang dituju.
Tutorial membuat navigasi:
1. Buka Software Microsoft Word Anda, lalu atur margin, font, font size, dll sesuai format skripsi dari Universitas Anda, seperti gambar dibawah.
- Untuk mengubah ukuran margin, Anda bisa ke menu "PAGE LAYOUT" dan pilih dibagian margin (atur ukuran sisi kiri, atas, kanan, bawah sesuai format margin Universitas Anda)
- Untuk mengubah font dan ukuran fontnya, ke menu "HOME" dan di bagian toolbar font, anda bisa mengubah jenis font dan ukurannya.
6. Untuk membuat sub-judul (Latar belakang, Rumusan, Tujuan, Batasan, dll), gunakan style Heading 2.
8. Selesai :) silahkan masukkan isi skripsi kalian.
Pengertian Listrik AC dan DC
Listrik merupakan kebutuhan pokok
dikehidupan ini, jadi tak heran jika dimanapun kita berada dan kapanpun pasti
kita selalu berhubungan dengan listrik baik itu dirumah yang banyak
peralatan-peralatan listrik atau saat diluar membawa perangkat elektronik
seperti handphone dan yang lainnya. Bahkan dialam pun ada listrik, saat mendung
dan hujan pun listrik dapat tercipta dari kilat yang berada di awan atau petir
yang menyambar permukaan. Tapi pernahkah kalian berpikir untuk mempelajari
mengenai listrik? Walaupun kita sekolah/kuliah/kerja bukan di jurusan yang
berkaitan dengan listrik, kita juga bisa mempelajarinya kok, bahkan dari sini
kita dapat belajar mengenai listrik.
Soalnya belajar mengenai listrik
itu sangat penting dan menyenangkan loh.
Arus listrik terbagi dari 2 jenis, yaitu listrik AC dan listrik DC.
Arus listrik AC dihasilkan oleh
sumber pembangkit tegangan listrik yang terdapat pada pembangkit tenaga
listrik. Nah, listrik yang disalurkan oleh PLN ke rumah/bangunan-bangunan merupakan
arus listrik jenis AC.
- Listrik AC 1 fasa menggunakan 2 kawat terdiri dari kawat fasa/line(bertegangan) dan kawat netral. Listrik dari PLN merupakan listrik 3 fasa, namun untuk rumah atau bangunan yang tidak menggunakan daya yang besar biasanya hanya disalurkan 1 fasa. Umumnya di Indonesia listrik 1 fasa memiliki tegangan berkisar antara 220-240 Volt.
- Listrik AC 3 fasa menggunakan 4 kawat terdiri dari 3 kabel fasa/line dan 1 kabel netral, dimana tiap kabel fasa memiliki tegangan yang sama namun memiliki perbedaan sudut antar fasa sebesar 120 derajat. Umumnya listrik AC 3 fasa banyak digunakan di industri/pabrik atau bangunan yang membutuhkan suplai daya yang besar. Pada listrik AC terdapat 3 jenis daya yaitu daya aktif (watt), daya reaktif (VAR), dan daya semu (VA).
Berbeda dengan arus AC yang memiliki 3
fasa, listrik DC hanya memiliki 1 fasa dan hanya terdapat 2 kutub, yaitu kutub
positif dan kutub negatif. Sumber listrik DC terdapat pada baterai, aki,
ataupun adaptor handphone/laptop.
Rangkaian elektronika biasanya
menggunakan sumber listrik DC. Kita tahu bahwa kebanyakan peralatan-peralatan
elektronik menggunakan listrik AC sebagai sumber untuk mengaktifkannya, tapi
sebenarnya peralatan-peralatan elektronik tersebut menggunakan listrik DC
sebagai sumbernya. Namun di dalam peralatan elektronik terdapat rectifier atau rangkaian penyearah yang
berfungsi untuk mengubah listrik bolak-balik (AC) menjadi listrik searah (DC).
Setelah mengetahui jenis-jenis
listrik diatas, semoga kalian mengerti dan paham. Jadi, jangan coba-coba
menghubungkan peralatan listrik DC ke sumber listrik AC secara langsung yah :) bisa-bisa
alatnya rusak atau meledak >.< dan MCB dirumah langsung trip.
Oke, mungkin begitu saja dulu untuk
memahami mengenai dasar listrik. Kalau ada yang belum dimengerti jangan sungkan
bertanya di kolom komentar dan apabila ada salah mohon di koreksi yah, karena disini
kita sama-sama belajar :)
Sampai jumpa di postingan selanjutnya
dan terima kasih telah berkunjung














































